Bahaya Gadget Bagi Anak-Anak yang Harus di Hindari

Bahaya Gadget Bagi Anak-Anak yang Harus di Hindari

Mendengar istilah gadget tentunya tak asing bagi kalangan milenial. Benda dengan berbagai fitur yang menarik perhatian ini seperti tak dapat lepas dari kehidupan para mulai dari anak-anak hingga orang dewasa di era seperti sekarang ini.

Benda pintar yang satu ini memiliki banyak kegunaan untuk dapat membantu seseorang dalam memperluas wawasan dan pengetahuannya. Akan tetapi, tahukan Anda penggunaan gadget yang berlebihan dan kurang pengawasan dari orang tua dapat menimbulkan akibat yang berbahaya bagi kesehatan anak. Berikut kami sajikan informasi mengenai Bahaya Gadget bagi Anak-anak.

Timbulnya masalah pada interaksi sosial

Efek candu yang ditimbulkan akibat terlalu sering bermain gadget diantaranya adalah timbulnya masalah pada interaksi sosial bagi para remaja. Bagaimana tidak, tak jarang kita jumpai anak-anak yang lepas pengawasan dari orang tuanya dan hampir setiap waktu tak lepas dari gadgetnya. Mereka cenderung menghabiskan waktunya bermain dengan berbagai fitur yang disuguhkan gadget.

Hal ini tentu mempengaruhi kepekaan sosial anak terhadap lingkungan sekitarnya. Jika orang tua tak segera melakukan penanganan terhadap kondisi ini, maka dapat berakibat pada semakin rendahnya tingkat keperdulian dan kepekaan para anak terhadap lingkungan sekitar mereka saat tumbuh dewasa nantinya.

Radiasi dari layar gadget berbahaya bagi kesehatan mata

Bahaya Gadget bagi Anak-anak selanjutnya adalah pengaruhnya terhadap kesehatan mata terutama pada anak-anak dan remaja. Berdasarkan pernyataan dari doktor spesialis mata dari Jakarta Eye center, penggunaan gedget pada jarak 30-40 cm dapat menimnulkan kontraksi pada otot ciliaris yang terdapat di dalam mata.

Kontraksi ini dapat menimbulkan efek lebih lanjut yaitu mata minus pada usia tumbuh kembang anak-anak dan remaja. Selain itu saat gadget diposisikan dekat dnegan telinga, hal ini dapat menyebabkan radiasi elektromegnetik dari gadget meresap ke lapisan otak.

Hal ini dapat berpengaruh pada respon dalam menangkap informasi yang diterima, dimana pada usia tumbuh kembang anak-anak akan sulit memahami dan mencerna hal-hal yang sampai kepada mereka. Sebagai contoh akan lambat dalam menerima materi pembelajaraan di sekolah yang disampaikan.

Meskipun demikian, sebagai orang tua Anda dapat melakukan berbagai upaya untuk mengurangi dampak tersebut. Orangtua dapat memasukkan aplikasi yang sekiranya penting dan dibutuhkan. Misalnya aplikasi yang mendukung proses pembelajaran untuk anak-anak dan lain sebagainya.

Anda juga dapat mengurangi frekuensi mereka dalam bermain gadget, berikan sesuai kebutuhan mereka sebagai alat untuk mendukung mereka mengetahui hal-hal baru dalam masa tumbuh kembangnya.

Selalu melakukan pengawasan karena gadget sangat rawan dengan berbagai konten-konten baru yang bermunculan, dan sebagai orang tua Anda harus senantiasa waspada.
Itulah beberapa informasi tentang Bahaya Gadget Bagi Anak-Anak, semoga bermanfaat.

Bajuri Joni