Objek Wisata Bumi Kitiran kawasan Dusun Binangun, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu

Objek Wisata Bumi Kitiran kawasan Dusun Binangun, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu

Salah satu kota kecil dan masih berusia muda sejak memisahkan diri dari wilayah kabupaten Malang kini telah berkembang amat pesat, khususnya di bidang pariwisata.

Iya, kota dengan ciri khas pegunungan yang mengitarinya ini banyak menyediakan berbagai macam objek wisata. Mulai dari wisata alamnya yang indah, wisata buatan yang tidak kalah menakjubkan dengan wilayah lainnya di Indonesia maupun mancanegara.

Dan dari sekian banyak wahana, sektor wisata edukasi dan agrowisata yang eksotis. Nah, baru-baru ini muncul salah satu jujukkan destinasi baru, yakni Bumi Kitiran biasa orang menyebutnya.

Keindahan yang tersaji di tempat ini adalah keelokan ribuan kitran (kincir angin) dengan ukuran mungil tersedia beragam aneka warna, kian memanjakan sejauh mata memandang. Terletak di kawasan Dusun Binangun, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Berdiri di atas tanah seluas 60 hektar persegi yang tadinya merupakan kebun dari buah jeruk, kini telah beralih fungsi.

Ide kreatif serta penuh inovasi menjadikan tempat ini sebagai objek wisata memang harus diakui merupakan keputusan yang brilian. Untuk membangun tempat wisata edukasi tematik setidaknya dibutuhkan 24.000 kitiran serta terdiri dari 6 varian warna, terang Sukaji Widya selaku pemilik taman kitiran ini.

Widya juga menuturkan keenam warna tersebut antara lain merah, kuning, hijau, biru, oranye dan merah jambu. Angin yang berhembus menerpa tiap kitiran membuat pengunjung dapat menikmati putaran cantik kitiran warna-warni tersebut, ditambah lagi oleh hawa sejuk yang menyegarkan.

Walau belum dibuka untuk umum, namun tempat ini telah menerima banyak kunjungan dari para wisatawan, baik itu dari warga Kota Batu sendiri maupun juga dari daerah lain. Tak pernah terbayangkan dibenak Widya, bahwa bumi kitirannya akan ramai dikunjungi apalagi bila hari libur tiba.

Era Medsis menurutnya juga amat perperan penting bagi perkembangan tempatnya. Banyak dari para pendatang yang mengetahui bumi kitran ini, setelah melihat postingan di Instagram, Facebook dan juga platform lainnya.

Dengan tampilan yang kekinian, tentu para kawula muda akan memanfaatkan spot ini untuk berswafoto dengan gerakkan putaran ribuan kitiran akan kian mempercantik branda medsos mereka ketika gambar telah berhasil diabadikan.

Inpirasi memang bisa datang dari mana saja, termasuk pula yang dialami oleh pria satu ini, Sukaji Widya. Awalnya ia mulai terpikir untuk membuat tempat ini, karena bermula dari kunjungan ke daerah Magelang. Disana ada salah satu destinasi wisata yang menarik perhatiannya, yakni Taman Dewari.

Dirinya menuturkan bahwa desa-desa di kota apel ini menyimpan beragam potensi yang bisa dikembangkan. Salah satunya adalah seperti yang ia lakukan saat ini. Dengan harga terjangkau cukup dengan 10ribu rupiah saja per orangnya.

Bajuri Joni